Kamis, 01 November 2018

Cara Membuat Kerajinan Logam bentuk Topeng Burung Hantu teknik Filigree

hai guys! kali ini aku mau share tentang craft di Indonesia (pastinya) ☺. kebetulan kan aku kuliah di bidang seni kriya, gak ada salahnya kan ya share apa yang aku tau atau aku pelajari disana. sharing is caring bro. yaudah cus lah!

nih aku mau share cara buat kerajinan logam dengan teknik filigree. tau gak? oke  aku kasi liat gambar contoh teknik filigree buat gambaran nih. 
sumber : google
setelah liat tuh foto, apasih yang kalian bayangin? pernah liat kan? sering malah, apalagi yah manusia terunik satu ini CEWE! ya emang kebanyakan teknik filigree mainnya di perhiasan, tapi gak jarang juga kok dipake buat bikin hiasan rumah, dsb. 

FYI,  filigree itu berasal dari bahasa latin Fillum dan Granum, Fillum artinya benang Granum artinya butiran. sedangkan pengertiannya sendiri :

Filigree is a delicate kind of jewellery metalwork, usually of gold and silver, 
made with tiny beads or twisted threads, or both in combination, soldered 
together or to the surface of an object of the same metal and arranged in 
artistic motifs (Castellani, 1861).
(Filigree adalah jenis perhiasan kerajinan logam dengan bentuk yang rumit, 
biasanya terbuat dari emas dan perak, dibuat dengan bola-bola kecil atau 
kawat pilin, atau gabungan keduanya, disambung dengan patri dan disusun 
dalam motif yang artistik.)
jadi kalo di Kotagede Jogja, ni teknik namanya TRAP-TRAPAN. 

oke kalo udah paham ama nih teknik, lanjut ke cara buatnya.

jadi disini aku gak buat perhiasan, tapi hiasan topeng pesta stilasi bentuk Burung Hantu yang diletakin diatas plakat dari kayu. semacam gift ekslusif gitu buat wisuda anak kriya biar beda waks. 
nah kenapa aku ambil bentuk burung hantu karena ya menurut aku mahasiswa harusnya like the owl. burung hantu tuh gak banyak bicara gengs, banyak mengamati dan langsung action! ya harusnya mahasiswa tuh kaya gitu (nasehatin diri sendiri), apalagi mahasiswa seni. jangan banyak bicara, tapi banyak kerja. inget umur ama inget tugas wkwk. 

cape ah. langsung nih aku kasih cara buatnya (garis besarnya aja yah).


step 1


langkah yang paling dasar dan paling awal adalah tentukan konsep dan desain karya yang akan dibuat. kalo aku kan konsepnya tentang burung hantu. setelah ketemu konsep baru gambar desain yang mewakili konsep itu
step 2
step 3

langkah langkah diatas itu tujuannya kalo kerangka/ isian kawat yang kalian butuhkan bentuknya lilitan ataupun pipih. lilit menggunakan bor, sedangkan kalo pipih ya pake gilingan logam. 

step 4


kawat yang udah dililit atau digiling selanjutnya dibakar dulu ya biar pas ngerangkai kawatnya bisa lebih lentur teksturnya. 

step 5

nah dalam merangkai nanti, bakal ada namanya motong ama mengikir kawatnya. memotong kawat ya buat menyesuaikan panjang pendeknya kawat, kalo mengikir kawat buat meratakan ujung potongan kawat biar mudah disatuin. 

step 6
taraaaaa.... time to rangkai merangai. ini guys step paling menantang plus mengasikkan menurutku. ya kalian kalo suka quilling paper bakal seneng kek beginian. prinsipnya sama soalnya. jadi kawat kawatnya dibentuk dan disesuaikan ama pola. 

step 7
kalo kawat udah dirangkai, terus dipatri bagian sambungannya. patrinya pakai patri harris ya, dan juga pake burner atau gembosan wkwk. di step ini juga paling menantang menurutku, soalnya kesabaran kalian harus diuji. kalian harus fokus genjot gembosan biar api gak mati, harus fokus api biar stabil, tangan satunya pegang burner, tangan satunya pegang patri, mata juga harus fokus mantengin kawat biar gak salah yang dipatri. hmmm harus multitasking yah. 
step 8




step selanjutnya kerangka utama yang udah jadi, baru diberi isian yah. trus dipatri lagi deh. step-stepnya sih ya gitu. rangkai-patri, rangkai-patri.
step 10
nah kalo udah selesai tahap merangkai dan matrinya yaudah tinggal finishing sih. btw karya ku masih belum difinishing ya, jadi nanti kalo udah di finishing aku update lagi. emang kalo belum difinishing ya warna kawatnya gosong gitu kaya gua, heuheu. tapi gapapa, ntar juga cantik kalo udah di hilangin gosongnya trus difinishing.

nah itu tutorial darikuuuuu... inget ya step-stepnya bakal berbeda tergantung dari desain yang dibuat. 
see you next post....

Selasa, 03 Oktober 2017

dokumentasi PKL di Sanggar Omah Wayang Pucung, Bantul

Kumpulan Foto PKL UNY 
jurusan Pendidikan Kriya di 
Sanggar Kerajinan Kulit Omah Wayang.
 Pucung,  Bantul

 
 foto 1 (dokumentasi pribadi): Pak Suyono (pemilik Sanggar Omah Wayang) sedang menjelaskan sejarah dan perkembangan kerajinan wayang kulit di Pucung


 foto 2 dan 3(dokumentasi pribadi): salah satu anggota sanggar sedang menatah kulit untuk membuat wayang kulit Bagawan Abiyasa


 foto 4(dokumentasi pribadi): stok kulit kering sebagai antisipasi musim penghujan yang mengganggu pengeringan kulit


  foto 5 dan 6 (dokumentasi pribadi):  contoh karya kulit siger (hiasan kepala pada penari)




  foto 7 dan 8 (dokumentasi pribadi):contoh karya wayang kulit yang belum di sungging (pewarnaan)




  foto 9 dan 10 (dokumentasi pribadi): karya wayang kulit yang telah di sungging (pewarnaan), dapat digunakan untuk hiasan dinding maupun khusus untuk pertunjukan wayang


  foto 11 (dokumentasi pribadi): dari kiri ke kanan : gantungan kunci, miniatur wayang kulit, dan pembatas buku yang merupakan produk souvenir yang bisa dihasilkan dari kulit perkamen



  foto 12 (dokumentasi pribadi):contoh karya kulit perkamen  kipas






  foto 13 dan 14 (dokumentasi pribadi): contoh karya kulit perkamen kap lampu





  foto 15 dan 16 (dokumentasi pribadi): gunungan wayang dari kulit perkamen yang belum di beri warna dan yang sudah diberi warna (sungging)



foto 17 dan 18 (dokumentasi pribadi): pewarna untuk menyungging dan proses penyunggingan souvenir dari kulit perkamen

Itulah beberapa dokumentasi pribadi kegiatan PKL yang dilaksanakan di Pucung, Bantul tepatnya di sanggar kerajinan kulit Omah Wayang. semoga bermanfaat :)


lihat juga kerajinan logam disini https://filigreenyaluthfy.blogspot.com/